“Seringkali dianggap banyak orang serupa tapi ternyata tak sama”. Kalimat tersebut merupakan gambaran paling tepat untuk mendeskripsikan pendapat banyak orang tentang sepak bola dan futsal. Sekilas, sepak bola dan futsal terlihat seperti saudara kembar yang identik karena sama-sama menendang bola ke gawang lawan. Nah apa perbedaannya ? Yuk disimak di bawah ini ulasannya.
1. Jumlah Pemain dan Sistem Pergantian
Sepak bola menggunakan model permainan 11 lawan 11. Dengan total 22 pemain di lapangan yang sangat luas. Setiap tim sepak bola terdiri dari 11 pemain inti di lapangan, dan jatah pergantian pemain selama pertandingan resmi umumnya dibatasi hanya sampai 5 kali. Sekali seorang pemain ditarik keluar, dia tidak diperbolehkan lagi untuk masuk kembali ke dalam permainan.
Futsal menggunakan model permainan 5 lawan 5. Maksimal 5 pemain di lapangan untuk masing-masing tim (termasuk 1 kiper). Keunikan futsal terletak pada sistem pergantian pemainnya yang bersifat rolling atau tidak terbatas. Pemain yang sudah digantikan boleh masuk kembali ke lapangan.
2. Durasi dan Perhitungan Waktu
Durasi resmi untuk Futsal adalah 2 x 20 menit. Waktu yang digunakan adalah clean time (waktu bersih). Kronometer atau stopwatch pencatat waktu wajib diberhentikan oleh waktu/wasit ketiga setiap kali bola keluar dari lapangan (out of play), terjadi pelanggaran, atau saat wasit menghentikan laga (misal cedera). Waktu kembali berjalan saat bola resmi ditendang masuk kembali (in play). Setiap tim juga berhak meminta 1 kali timeout berdurasi 1 menit di masing-masing babak.
Durasi resmi untuk Sepakbola adalah 2 x 45 menit. Waktu yang digunakan adalah dirty time (waktu kotor), di mana jam pertandingan terus berjalan secara kontinu tanpa henti meskipun bola keluar lapangan atau terjadi insiden. Waktu yang terbuang selama laga akan diakumulasikan oleh wasit utama dan ditambahkan di akhir babak sebagai waktu tambahan (allowance for time lost / injury time). Tidak ada sistem timeout dalam sepak bola.
3. Lapangan Permainan
Ukuran lapangan untuk Sepakbola memiliki panjang 100–110 meter dan lebar 64–75 meter. Permukaannya harus berupa rumput sepenuhnya, baik rumput alami (natural) maupun rumput buatan/sintetis (artificial). Ukuran lapangan Futsal memiliki panjang 38–42 meter dan lebar 20–25 meter. Permukaan lapangan harus rata, halus, dan tidak abrasif. Bahan yang diizinkan adalah kayu atau lantai sintetis (seperti interlock/matras plastik). Penggunaan lapangan beton atau aspal dilarang untuk pertandingan resmi.
4. Aturan Offside
Aturan pada futsal menegaskan bahwa tidak ada aturan offside dalam futsal. Seorang pemain penyerang bebas berdiri di posisi mana pun, termasuk di belakang barisan pertahanan terakhir lawan sebelum bola dioper. Sedangkan dalam sepak bola menerapkan aturan offside secara ketat. Seorang pemain dinyatakan berada di posisi offside jika pada saat bola dioper oleh rekannya, posisi bagian tubuhnya (kecuali tangan) berada lebih dekat dengan garis gawang lawan daripada bola dan pemain bertahan terakhir kedua lawan.
5. Bola Pertandingan
Futsal menggunakan bola ukuran 4 (Size 4) dengan keliling 62–64 cm dan berat 400–440 gram pada awal laga. Spesifikasi khususnya adalah tekanan bola diatur agar memiliki pantulan pertama yang rendah (low bounce) — jika dijatuhkan dari ketinggian 2 meter, pantulannya tidak boleh kurang dari 50 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm. Sedangkan sepak bola menggunakan bola Ukuran 5 (Size 5) dengan keliling 68–70 cm dan berat 410–450 gram pada awal laga. Tekanan udara bola sepak jauh lebih tinggi (0.6 – 1.1 atmosfer) sehingga menghasilkan pantulan yang tinggi dan jarak layang bola yang lebih jauh di lapangan terbuka.
6. Akumulasi Pelanggaran & Sanksi Kartu.
Futsal mengenal sistem Accumulated Fouls. Jika sebuah tim melakukan lebih dari 5 pelanggaran langsung dalam satu babak, maka untuk pelanggaran ke-6 dan seterusnya, tim lawan akan dihadiahi tendangan bebas langsung dari titik penalti kedua (jarak 10 meter dari gawang) atau dari titik terjadinya pelanggaran jika posisinya lebih dekat ke gawang. Tendangan ini dilakukan langsung ke gawang tanpa boleh dihalangi oleh pagar betis lawan. Selain itu, jika pemain mendapat kartu merah, ia dikeluarkan tetapi timnya boleh memasukkan pemain pengganti baru setelah dihukum bermain dengan 4 orang selama 2 menit (atau jika tim lawan mencetak gol lebih dulu).
Sepak Bola tidak mengenal akumulasi jumlah pelanggaran tim untuk penalti khusus. Pelanggaran biasa di luar kotak penalti hanya menghasilkan tendangan bebas biasa dengan pagar betis (jarak minimal 9,15 meter). Jika pemain menerima kartu merah, ia dikeluarkan dari lapangan dan tim tersebut harus bermain dengan kekurangan pemain (misal 10 orang) hingga pertandingan selesai tanpa boleh digantikan.
Kesimpulannya, futsal dan sepak bola sama-sama menawarkan keseruan yang luar biasa di atas lapangan meski mengusung dinamika yang berbeda. Perbedaan – perbedaan tersebut bukan untuk membandingkan mana yang lebih baik, melainkan memberi pilihan bagi setiap pencinta olahraga untuk menikmati seni mengolah bola sesuai dengan karakter permainan mereka.
Demikian artikel ini dan semoga memiliki manfaat bagi pembaca.
Kamis, 01 Oktober 2026
Tim Redaksi Asplace.ID
Daftar Pustaka
Fédération Internationale de Football Association (FIFA). (2024). Futsal Laws of the Game 2024/2025. Zurich: FIFA.
International Football Association Board (IFAB). (2026). Laws of the Game 2026/2027. Zurich: IFAB.
The Football Association (The FA). (2025). FA Futsal Regulations & Guide to the Game. London: The FA.

0 Komentar