Kegagalan dalam menyimpan sejumlah uang sering terjadi dalam kehidupan sehari – hari banyak individu. Salah satu faktor yang mempengaruhi secara signifikan adalah kebiasaan perilaku boros. Banyak yang sudah menyadari dampak negatif dari perilaku ini namun mengalami kesulitan untuk berhenti berperilaku tersebut. Seringkali baik disengaja, disadari maupun tidak, seseorang kesulitan untuk memegang atau menyimpan sejumlah uang di dirinya sendiri karena selalu ada keinginan, kebutuhan dan faktor yang mempengaruhi dari dalam maupun luar  untuk terus membelanjakan dan menghabiskan uang yang dimilikinya.

Ada banyak faktor yang mungkin menyebabkan terjadinya perilaku boros dalam setiap individu. Faktor tersebut bisa dari sisi internal maupun dari sisi eksternal. Faktor dari eksternal bisa dikarenakan lingkungan yang selalu meminta bantuan pertolongan ataupun lingkungan yang mendorong dan mengajak anda untuk menghabiskan uang tanpa perencanaan yang jelas. Faktor dari sisi internal bisa disebabkan pola atau kebiasaan yang sering dilakukan setiap kali mendapatkan uang. Pada kesempatan ini, penulis akan membahas cara alternatif untuk mengatasi kebiasaan berperilaku boros keuangan bagi individu di tahun 2026.

 

Menurut website kbbi.web.id, Kebiasaan adalah sesuatu yang biasa dikerjakan dan sebagainya atau pola untuk melakukan tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari oleh seorang individu dan yang dilakukannya secara berulang untuk hal yang sama. Mengutip artikel di website psikologi.uma.ac.id, Mengubah kebiasaan adalah tantangan yang sering kali sulit diatasi. Salah satu alasan utama mengapa mengubah kebiasaan begitu sulit adalah karena kebiasaan telah tertanam dalam otak kita melalui pengulangan. Ketika kita melakukan perilaku yang sama berulang kali, otak kita menciptakan jalur saraf yang kuat untuk perilaku tersebut, membuatnya menjadi otomatis.

Kebiasaan akan sangat mempengaruhi bagaimana individu melakukan manajemen keuangan pribadinya (Personal Finance). Ketika individu sudah terbiasa selama bertahun – tahun melakukan perilaku boros ketika mendapatkan uang maka butuh cara yang terbaik untuk mengubah perilaku tersebut. Beberapa mungkin merasa bahwa dia sudah paham dan mau menghentikan perilaku tersebut namun tidak tahu bagaimana harus menahan diri.

Ada  cara alternatif yang saya dapat infokan dan cukup berhasil bagi diri saya. Caranya adalah dengan membuat tabungan berjangka di bank yang terpecaya dan menaruh bagian jumlah tertentu dari pendapatan yang diperoleh setiap bulannya. Mengutip beberapa website perbankan (di daftar pustaka), Tabungan berjangka adalah produk simpanan atau tabungan berencana yang ditawarkan bank dengan metode setoran bulanan tetap hingga mencapai target tabungan dalam kurun waktu tertentu. Dana dalam tabungan berencana tidak bisa ditarik sebelum target tabungan terpenuhi. Jika terpaksa ditarik, nasabah wajib membayar biaya penalti sesuai ketentuan bank.

Jenis tabungan berjangka akan membantu anda untuk latihan menabung dan menjaga anda dari perilaku boros. Pendapatan dapat langsung disisihkan  secara otomatis tiap bulan sebelum sempat dipakai sehingga melatih kedisiplinan keuangan. Anda tidak punya kesempatan memegang atau melihat sejumlah uang tersebut untuk tindakan foya-foya dan Impulse buying. Sisa uang yang ada di rekening utama murni untuk anggaran hidup sampai akhir bulan.

Secara tidak langsung, cara ini mengubah pola pikir kita dari "menabung sisa belanja" menjadi "berbelanja dari sisa tabungan". Cara ini sangat efektif dan penulis terapkan menjadi salah satu cara melakukan manajemen keuangan pribadi yang baik. Dengan cara ini anda dapat melatih diri anda terlebih dahulu dan membentuk kebiasaan yang positif sebelum melakukan jenis investasi lainnya. Selain tabungan berjangka, anda juga dapat memilih produk simpanan lainnya yang membutuhkan waktu untuk mengambilnya seperti Investasi obligasi pemerintah maupun perusahaan.

Investasi Obligasi juga membutuhkan waktu beberapa hari dalam proses jual maupun belinya. Apabila anda berinvestasi di Instrumen tersebut maka untuk menjual produk tersebut hingga uang masuk ke rekening dibutuhkan 3-4 hari kerja (di luar sabtu minggu). Waktu tersebut dapat digunakan juga untuk diri anda  berpikir apakah penggunaan uang hasil penjualan itu sudah dialokasikan pada hal yang tepat ataupun belum. Waktu tersebut juga membantu anda untuk terhindar praktik hipnotis maupun penipuan keuangan yang begitu beragam. Penipu atau Pelaku Hipnotis tidak akan bisa mengambil atau mentransfer langsung uang yang ada di rekening anda. Namun harus ingat dalam memilih produk simpanan maupun investasi sebaiknya memilih lembaga keuangan yang terpercaya dan sesuai ketentuan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Cara alternatif ini pada kesimpulannya adalah Cara bagaimana memberikan diri anda batasan – batasan untuk menahan kebiasaan berperilaku boros. Anda mempunyai waktu berpikir kembali terkait  alasan penggunaan simpanan tersebut. Cara ini tentu akan jauh lebih efektif untuk mengganti kebiasaan berperilaku boros apabila disertai niat dari diri dan edukasi yang benar.  Semoga cara ini dapat anda terapkan dan penulis senang apabila cara ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Demikian artikel ini dan semoga informasi ini bermanfaat.

Kamis, 20 Agustus 2026                                       

Juan Carlos Pangestu, S.E., M.Ak

Akademisi,  Peneliti dan  Konten Creator 

Daftar Pustaka

https://kbbi.web.id/biasa

https://psikologi.uma.ac.id/psikologi-perubahan-perilaku-mengapa-sulit-mengubah-kebiasaan/

https://www.ocbc.id/id/article/2021/03/09/apa-itu-tabungan-berjangka

https://www.banksinarmas.com/id/artikel/apa-itu-tabungan-berjangka-dan-tabungan-biasa

https://jadimerchant.bri.co.id/en/web/ppid/detail-news?title=mengulik-tabungan-berjangka-apa-itu-manfaat-dan-cara-kerjanya

https://www.bca.co.id/id/informasi/edukatips/2022/08/31/07/34/tahapan-berjangka-bca-solusi-menabung-jangka-panjang

Artikel merupakan Hasil Penelitian, Hasil Review dan Penyaduran Informasi dari berbagai sumber. Penulis dan Asplace.id tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan. Apabila ada kesalahan, mohon informasikan ke redaksi dan maka akan dilakukan perbaikan. 

PERNYATAAN PENYANGKALAN / DISCLAIMER 

Kebijakan Privasi (Privacy Policy)