Dalam suatu perusahaan, kinerja karyawan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja perusahaan. Kinerja karyawan yang bagus dan berkualitas menjadi modal utama dalam pencapaian target, efisiensi operasional, serta peningkatan daya saing dan profitabilitas keseluruhan organisasi atau perusahaan. Salah satu cara untuk menjaga kinerja karyawan di perusahaan bertahan dengan baik adalah dengan memberikan pelatihan dan himbauan secara konsisten sehingga karyawan paham apa yang harus dilakukan dan apa yang diinginkan oleh perusahaan.

Pelatihan dan Himbauan ini dapat diberikan melalui suatu divisi perusahaan yang sering disebut dengan Learning Development, People Development dan Training Development. Seringkali divisi ini digabungkan dengan fungsi dari HR department, namun dalam perkembangannya divisi ini mulai berdiri sendiri menjadi Corporate University atau Academy. Perkembangan tersebut dikarenakan banyak perusahaan sudah mulai memahami bahwa pelatihan bagi karyawan bukan hanya menjadi fungsi sekedar ada saja atau perlengkap namun telah menjadi perhatian yang penting dalam peningkatan kinerja, inovasi dan produktivitas perusahaan.

Mengapa harus dibangun & Perlukah Kerjasama Pihak Eksternal ?

Bagian Learning, People, Training development dan Corporate University/Academy harus dibangun karena setiap perusahaan masing - masing mempunyai keunikan dalam strategi, budaya & aturan kerja, visi misi, dan sistem internal. Anggaran dan Tujuan yang dimiliki setiap perusahaan juga berbeda. Bagian ini menyelaraskan proses pembelajaran dan kurikulum dengan karakteristik perusahaan tersebut, serta menjadi pusat pengendali kompetensi jangka panjang yang lebih hemat biaya untuk skala besar. Kerjasama dengan Lembaga pelatihan eksternal atau trainer eksternal diperlukan juga untuk memperluas akses terhadap keahlian, memperkaya sudut pandang industri, dan mempercepat inovasi. Langkah strategis ini membantu perusahaan mengatasi keterbatasan internal serta menyelaraskan standar kompetensi dengan perkembangan global.

Corporate Universty atau Learning & People development sebaiknya jangan hanya dianggap sekedar perlengkap namun jadikanlah bagian ini seperti divisi yang selalu merawat dan merapihkan agar Sumber daya Manusia (SDM) penggerak  kinerja perusahaan berjalan dengan maksimal. Tentu dari segi biaya, perusahaan akan mengeluarkan uang yang lebih sedikit digunakan untuk perawatan dibanding harus mencari Sumber Daya Manusia yang baru.

Bagian ini akan terus mengembangkan dan merawat secara maksimal sumber daya manusia yang dimiliki. Di satu sisi perusahaan diuntungkan karena mempunyai cost yang lebih rendah dan dapat mengatur sesuai dengan Visi, Misi dan arah strategi perusahaan dibandingkan harus mencari SDM yang baru. Di sisi lain karyawan/SDM di perusahaan mendapat pedoman yang jelas terarah terkait apa yang harus dilakukan dan apa yang diinginkan perusahaan. Karyawan juga merasa dihargai karena “dirawat” dengan peningkatan keterampilan softskill maupun hardskill. Hal tersebut juga akan meminimalisir kesalahan – kesalahan dan konflik kerja yang mungkin saja terjadi.

Menyelaraskan Strategi dan Kebutuhan Nyata Perusahaan.

Bagian learning Development, People Development atau Corporate University memastikan setiap pelatihan mendukung sasaran strategis perusahaan atau instansi. Tentu hal ini menarik karena sasaran strategis perusahaan atau instansi tentu berbeda sehingga setiap pelatihan yang dibuat tentu disesuaikan dengan dampak yang diinginkan perusahaan. Materi pembelajaran dirancang khusus berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan sehingga dampak nyata dari peningkatan keahlian pegawai langsung terasa pada hasil kerja.

Mengelola Pengetahuan (Knowledge Management)

Perusahaan dapat menjadikan bagian ini sebagai Pusat Data Pengetahuan untuk menyimpan arsip pengetahuan dan pengalaman kerja agar bisa diakses lintas generasi. Fungsi lainnya untuk memfasilitasi pembelajaran, e-learning dan berbagi ilmu (knowledge sharing) antar karyawan. Cara ini juga memudahkan pegawai baru belajar dari cara kerja atau penyelesaian masalah  dari pengalaman kerja senior dan pegawai lama. Bagian ini menjadi wadah formal maupun informal bagi karyawan dari berbagai divisi untuk saling berdiskusi dan transfer keahlian. Melalui ekosistem ini, pengalaman, inovasi, dan keahlian individu terkait perusahaan dapat disebarluaskan secara sistematis ke seluruh bagian perusahaan atau instansi.

Menjaga Keharmonisan dan Budaya Kerja Perusahaan

Manfaat lainnya dari divisi ini adalah menjaga keharmonisan di lingkungan kerja melalui cara dengan menyamakan visi misi, menumbuhkan nilai bersama, merawat kerjasama yang positif, mendorong ide inovasi baru dan membuka ruang komunikasi lintas divisi. Konflik dan tekanan kerja yang berlebihan dapat dikurangi hingga level terendah sehingga kinerja perusahaan dapat terjaga. Semua pegawai dari level junior hingga level managerial belajar standar dan budaya perusahaan yang sama agar tidak ada beda pandangan dan arah kerja. Semua karyawan menjalankan sesuai hak dan kewajibannya di lingkungan kerja.

Komunikasi yang lancar juga menekan potensi konflik akibat informasi yang tidak jelas. Kadangkala tidak semua karyawan bertahan karena Uang atau penghasilan tinggi, namun banyak yang bertahan dengan penghasilan yang cukup tapi merasa dihargai, diterima dan diperlakukan dengan baik di lingkungan pekerjaannya. Ketika semua karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kerja maka pada umumnya akan timbul kontribusi ide inovasi baru. Bagian ini akan mengelola hal tersebut yang nantinya akan menjadi masukkan bagi pimpinan untuk mengambil keputusan arah strategi dan kebijakan perusahaan.

Meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Produktivitas.

Peningkatan yang juga dihasilkan dengan adanya Corporate University atau Academy adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi karyawan agar selaras dengan tujuan bisnis perusahaan, sehingga produktivitas meningkat dan daya saing  serta kinerja organisasi ikut menguat. Peningkatan kompetensi sangat penting karena Pola Bisnis berubah dengan cepat mengikuti perkembangan zaman. Teknologi baru dan perkembangan proses kerja menuntut keahlian dan pengetahuan bekerja yang baru juga. Sebagai contoh saat ini di Tahun 2026 hampir mayoritas perusahaan sudah menggunakan media sosial dan aplikasi teknologi dalam proses kerjanya. Hal ini membuat dibutuhkan karyawan yang memahami hal tersebut dan bagian learning development (Corporate University) merupakan solusinya.

Keberhasilan Divisi Corporate University atau Learning Development sangat bergantung pada kemampuannya membangun lingkungan belajar yang tepat dan sesuai bagi karyawan. Dukungan dari Pimpinan juga penting agar Divisi ini tidak hanya sekedar untuk diadakan atau perlengkap. Pertimbangkan untuk menggunakan divisi ini sebagai divisi yang selalu memantau dan memperbaiki permasalahan yang ada dalam alur kerja dan divisi yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

Demikian artikel ini dan semoga informasi ini bermanfaat.

Rabu, 19 Agustus 2026                                        

Juan Carlos Pangestu, S.E., M.Ak

Akademisi & Peneliti, Konten Creator 

Daftar Pustaka

Pangestu, J. C. (2021). Pengaruh corporate financial performance terhadap stock return: Analisa pada perusahaan yang terdaftar di indonesia stock exchange. Jurnal Penelitian Akuntansi (JPA), 2(2), 132-147

Setiawati, R., Sutisna, A., & Saefudin, Y. S. (2023). Analisis Systematic Literatur Review: Corporate University Sebagai Strategi dalam Meningkatkan Kompetensi Pegawai. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 15(2), 250-262.

Utami, T. (2024). Systematic Literature Review: Knowledge Management sebagai pilar dalam Implementasi Corporate University. Cendekia Niaga, 8(2), 146-158.

https://www.astra.co.id/blogs-and-articles/learning-and-development

https://corpu.kemkes.go.id/

https://prodia.co.id/id/artikel-detail/dorong-pengembangan-kompetensi-sumber-daya-wr2q1

https://setkab.go.id/sistem-pembelajaran-pengembangan-kompetensi-secara-terintegrasi-corporate-university/

https://tsegroup.co.id/id/corporate-university-tse-group-bekali-karyawan-dengan-pelatihan-kepemimpinan/

Artikel merupakan Hasil Penelitian, Hasil Review dan Penyaduran Informasi dari berbagai sumber. Penulis dan Asplace.id tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan. Apabila ada kesalahan, mohon informasikan ke redaksi dan maka akan dilakukan perbaikan. 

PERNYATAAN PENYANGKALAN / DISCLAIMER 

Kebijakan Privasi (Privacy Policy)