Mengapa Padel Mendadak Viral dan Jadi Olahraga Favorit Baru Berbagai Kalangan (September 2026)

 


Di Tahun 2026 ini, Padel kini tengah menjadi fenomena olahraga global yang sangat happening (sangat populer, sedang tren, ramai dibicarakan, atau menjadi pusat perhatian banyak orang saat ini), termasuk di kota-kota besar Indonesia. Berdasarkan data di data.goodstats.id, Olahraga padel kian menunjukkan popularitasnya di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, jumlah lapangan padel tumbuh pesat, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga raket yang dikenal lebih mudah diakses ini.

Menurut data Growell dikutip dari website data.goodstats.id, jumlah lapangan padel melonjak dari 240 unit pada 2024 menjadi 947 unit pada 2025, kenaikan sekitar 435% dalam satu tahun. Tren ini diproyeksikan berlanjut: 2.527 lapangan (2026), 4.693 (2027), hingga 5.573 lapangan pada 2028. Jika proyeksi terealisasi, dalam empat tahun kapasitas infrastruktur tumbuh lebih dari 30 kali lipat dibanding 2024.

Mengutip dari website wikipedia.org, Padel (bahasa Spanyol: pádel) adalah olahraga raket yang menggabungkan unsur-unsur tenis dan skuas (squash). Biasanya dimainkan dalam format ganda (2 lawan 2) di lapangan kecil yang tertutup dengan dinding kaca dan jaring yang menjadi bagian dari permainan. Sistem penilaiannya sama dengan tenis, tetapi aturannya berbeda. Misalnya: raketnya solid (tanpa senar) dan berlubang. Bola dimainkan dengan memantulkan dinding lapangan, mirip dengan skuas. Servis harus meletakkan bola pada atau di bawah tingkat pinggang di lapangan lawan.

Padel menjadi sangat diminati karena menawarkan kombinasi kemudahan, interaksi sosial yang tinggi, dan sifatnya yang ramah bagi pemula dari berbagai kalangan usia. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa olahraga padel dengan cepat menjadi tren global dan perkotaan :

1. Olahraga ini Mudah Dipelajari (Easy to Learn)

Salah satu daya tarik padel adalah kemudahannya. Teknik dasar seperti memukul bola dan bergerak di lapangan dapat dikuasai dalam waktu singkat. Lapangan padel dikelilingi oleh dinding kaca. Jika bola melewati Anda dan memantul ke dinding, bola tersebut masih aktif dan Anda masih bisa memukulnya kembali. Ini membuat reli (saling balas pukulan) berlangsung lebih lama dan seru, bahkan untuk pemula.  Bola yang memantul dari dinding membuat permainan tidak cepat berhenti, sehingga pemula bisa langsung menikmati permainan tanpa harus menguasai teknik yang rumit terlebih dahulu.

2. Manfaat Sosial & Memperluas Relasi (Networking)

Padel hampir selalu dimainkan dalam format ganda (2 lawan 2). Hal ini menciptakan dinamika permainan yang sangat berbeda dari olahraga individu. Kemudian karena ukuran lapangan yang kecil (10x20 meter), jarak antar pemain menjadi sangat dekat. Anda dan pasangan, bahkan dengan lawan, bisa saling mengobrol, bercanda, atau menyemangati di tengah permainan. Banyak klub padel yang dilengkapi dengan kafe atau ruang bersosialisasi yang nyaman, menjadikannya sebuah ekosistem gaya hidup, bukan sekadar tempat olahraga.

3. Intensitas Gerakan dapat disesuaikan dan Segala Usia

Padel memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi pemain dari berbagai kelompok usia. Olahraga ini tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik tetapi juga mental. Karena sifatnya yang sosial, padel sering dimainkan dalam tim kecil yang menciptakan suasana yang menyenangkan. Selain itu, intensitas gerakan dalam padel dapat disesuaikan dengan kemampuan pemain. Dengan demikian, baik anak-anak yang baru belajar bermain olahraga maupun orang tua yang ingin tetap aktif dapat merasakan manfaat yang sama dari permainan ini. Meskipun padel tergolong olahraga yang ramah bagi pemula dan minim risiko, cedera tetap bisa terjadi jika Anda mengabaikan aspek keselamatan.

4. Manfaat untuk Kesehatan Fisik

Padel melibatkan kombinasi lari jarak pendek, lompatan, dan gerakan cepat yang konstan. Latihan aerobik ini sangat baik untuk memperkuat otot jantung dan menjaga tekanan darah.  Karena bola jarang mati akibat adanya dinding pantul, permainan berlangsung terus-menerus. Satu jam bermain padel dapat membakar sekitar 500 hingga 700 kalori, menjadikannya cara yang efektif untuk memangkas lemak tubuh. Olahraga Padel juga mengencangkan otot seluruh tubuh

5. Daya Tarik Gaya Hidup dan Media Sosial

Poin Daya Tarik Gaya Hidup dan Media Sosial adalah salah satu faktor terbesar mengapa padel bukan sekadar menjadi tren olahraga musiman, melainkan sebuah fenomena budaya modern di perkotaan. Di Indonesia, banyak artis, figur publik, dan influencer gaya hidup yang membagikan keseruan bermain padel. Olahraga ini telah bergeser dari sekadar aktivitas fisik menjadi ajang ekspresi gaya busana. Merek-merek pakaian olahraga ternama dunia kini merilis lini khusus untuk padel dengan desain yang modis, trendi, dan kasual. Pakaian padel yang bergaya (seperti rok tenis, kaos polo modern, dan caps) membuat para pemain merasa percaya diri, tidak hanya saat bergerak di lapangan tetapi juga saat berfoto sebelum atau sesudah sesi permainan.

Media sosial berhasil mengemas padel sebagai olahraga yang inklusif, keren, dan mewah namun tetap mudah diakses. Seseorang yang bermain padel sering kali diasosiasikan sebagai bagian dari masyarakat urban yang modern, peduli kesehatan, dan melek tren. Demikian artikel ini dan semoga memiliki manfaat bagi pembaca.

Rabu, 30 September 2026

Tim Redaksi Asplace.ID

Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Padel

https://data.goodstats.id/statistic/indonesia-kedatangan-38-lapangan-padel-baru-per-hari-WdInr

https://www.lapanganpadel.co.id/2025/01/padel-untuk-semua-usia.html

 

Posting Komentar

1 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)